Kota Madiun Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan dan Budaya Kinerja

Foto Bersama Gubernur Jatim
Foto Bersama Gubernur Jatim
Foto Tim Inovasi dan KBK Kota Madiun
Foto Tim Inovasi dan KBK Kota Madiun

Kota Madiun kembali menorehkan prestasi atas kinerja dan inovasinya dalam pelayanan publik. Inovasi tersebut masuk dalam Top 25 tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017.

Penghargaan tersebut diraih oleh tiga lembaga di Kota Madiun. Mereka adalah RSUD Kota Madiun, SDN 02 Mojorejo dan SDN 05 Madiun Lor. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Jambore Inovasi Pelayanan Provinsi Jawa Timur di ballroom Hotel Santika Premiere, Surabaya, Selasa (5/12/2017). Dalam acara Jambore tersebut SDN 02 Mojorejo juga berpartisipasi sebagai peserta pameran dan peserta seminar Jambore Inovasi.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, inovasi pelayanan publik merupakan perwujudan dari pelaksanaan otonomi daerah yang diamanatkan oleh UU nomor 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Kemudian birokrat yang akrab disapa Pakde ini menyitir UU nomor 23 tahun 2015 ang menyebut bahwa pelaksanaan pelayanan publik mensyarakatkan adanya dua hal, yaitu pemberdayaan masyarakat dan pelibatan masyarakat alias partisipatoris di mana rakyat diajak menentukan hal-hal dalam pelayanan publik.

“Dua syarat ini kemudian ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai IKU atau Indeks Kinerja Utama yang harus diselengarakan oleh pemerintah tingkat provinsi sampai ke kabupaten/kota. IKU menyangkut tentang kesejahteraan bidang pendidikan dan kesehatan sampai propoor dan projob,” ungkap Pakde.

Sekdaprov Jatim Akhmad Sukardi mengatakan, jambore yang dilaksanakan merupakan upaya pembelajaran dan inovasi bagi Pemprov Jatim untuk terus melahirkan inovasi di berbagai bidang pelayanan publik. Kompetisi inovasi pelayanan publik yang sering disingkat kovablik kali ini adalah tahun yang kedua. Jumlahna ada 97 inovasi dari seluruh kabupaten/kota dan provinsi Jatim yang kemudian diselaksi menjadi 35 finalis dan disaring lagi menjadi yang top 25.

“Yang top 25 akan dikompetisikan secara nasional pada 2018 mendatang,” ujarnya.

Inovasi para guru SDN 02 Mojorejo yang mendapatkan penghargaan inovasi pelayanan publik kategori terbaik peringkat pertama adalah program Dopari Sakatu atau Dongeng Pagi Hari tiap Selasa, Kamis dan Sabtu. “Kegiatan ini membuat anak lebih terinspirasi dan mudah untuk belajar serta sebagai upaya membangun karakter baik,” ungkap salah satu guru pencetus program Dhelly Purwita Sari usai menerima penghargaan.

Program ini juga dikembangkan dengan dorongan agar anak-anak bisa membuat cerita pendek dan dongen karya sendiri. Hal ini telah dilakukan dan telah menghasilkan beberapa buku kumpulan cerita karya pada siswa.

“Yang jelas bisa melayani anak-anak dengan baik dan menjadi inspirasi sehingga lebih termotivasi untuk belajar dan berprestasi,” pungkas Dhelly.

Inovasi SD 05 Madiun Lor atau SD Indrakila yang mendapat penghargaan inovasi pelayanan publik kategori terbaik peringkat ketujuh adalah peluncuran aplikasi pelayanan bernama ‘Go Home’. Aplikasi ini menciptakan kenyamanan bagi orang tua untuk bisa melakukan komunikasi dengan siswa SD 05 Madiun Lor selama di lingkungan sekolah.

“Inovasi ini terinspirasi kekhawatiran saat marak isu penculikan padahal ada peraturan anak-anak dilarang membawa telepon genggam. Nah, demi kenyamanan akhirnya muncullah aplikasi ini. Aplikasi bisa memberitahukan kapan anak bisa dijemput dan informasi lainnya sehingga nyaman dan aman bagi orang tua dan murid kami,” ungkap Kepala Sekolah SDN 05 Madiun Lor Joko Susilo.

Sementara itu, penghargaan yang diterima RSUD Kota Madiun adalah sebagai peserta Terbaik keempat dalam Kompetisi Budaya Kerja Tingkat Provinsi Jatim tahun 2017 yang diselenggarakan Pemprov Jatim. Kabid Pelayanan RSUD Kota Madiun dr. Denik mengatakan, penghargaan tersebut diraih berkat kerja keras KBK Kirana Husada untuk menekan angka infeksi di lingkungan RSUD Kota Madiun.

“Caranya adalah meningkatkan hand hygiene atau kebersihan tangan dengan  membudayakan mencuci tangan  dan menggunakan handrub di semua kalangan di RSUD Kota Madiun,” ungkap dr. Denik.

Keberhasilan Kota Madiun dalam menerima penghargaan ini tidak lepas dari peran serta Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Madiun. Dimana sebelumnya telah melakukan pembinaan, penyaringan serta pendampingan Perangkat Kerja baik dalam tata cara penulisan proposal dan risalah budaya kinerja serta keikutsertaan kompetisi tingkat provinsi tersebut.

 Selanjutnya pembinaan akan terus berlanjut agar inovasi yang telah ada bisa dilanjutkan ke kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat nasional serta mendorong Perangkat Daerah lainnya untuk berinovasi.

Pameran Jambore Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017
Pameran Jambore Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017

 

Kunjungan Lapangan Tim Juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017 ke Kota Madiun

Kunjungan Lapangan Tim Juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017 ke Kota Madiun pada hari Selasa, tanggal 24 Oktober 2017 berjalan lancar karena mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Sebelumnya, SDN 02 Mojorejo Madiun dengan inovasinya DOPARI SAKATU dan SDN 05 Madiun Lor Madiun dengan inovasinya GO HOME telah berhasil masuk dalam TOP 35 Inovasi dalam Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2017. Berbagai tahapan telah dilalui, berawal dengan pengiriman online proposal inovasi di website http://jipp.jatimprov.go.id dan presentasi inovasi di hadapan Tim Juri. Dalam mengikuti kompetisi ini pihak sekolah selalu difasilitasi oleh Bagian Organisasi Setda Kota Madiun terutama tentang cara penulisan proposalnya dan Dinas Pendidikan tentunya untuk pengembangan inovasinya.

Inovasi DOPARI SAKATU atau Dongeng di Pagi Hari Setiap Selasa, Kamis dan Sabtu merupakan inovasi sekolah berbasis literasi yang juga mengedepankan pendidikan karakter. Sedangkan Inovasi GO HOME merupakan inovasi alat komunikasi pengganti handphone yang dapat digunakan siswa di lingkungan sekolah untuk menghubungi orang tuanya mengingat siswa sekolah dasar dilarang  membawa handphone di lingkungan sekolah, disamping itu isu rawan penculikan menjadi alasan utama adanya inovasi GO HOME.

Rombongan Tim Juri dan pendamping yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Mitra Kerja Pembangunan Pemprov Jatim berjumlah 8 orang melaksanakan kunjungan pertamanya di SDN 02 Mojorejo Madiun kemudian ke SDN 05 Madiun Lor. Selama kunjungan Tim Juri melihat secara langsung pelaksanaan DOPARI dan penggunaan aplikasi GO HOME serta memberikan beberapa pertanyaan untuk melengkapi data yang mereka butuhkan. Tambahan data dan informasi hasil kunjungan lapangan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan TOP 25 Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur Tahun 2017.

 

 

EVALUASI PELAYANAN PUBLIK TAHUN 2017

Kunjungan Tim Evaluasi Pelayanan Publik di salah satu UPTD (UPTD Puskesmas Banjarejo)
Kunjungan Tim Evaluasi Pelayanan Publik di salah satu OPD (Dinas Perhubungan)

Mendapatkan pelayanan publik yang baik merupakan harapan utama masyarakat Kota Madiun. Pemerintah Kota Madiun berkewajiban untuk mewujudkan harapan tersebut. Oleh karena itu, Bagian Organisasi Setda Kota Madiun selaku instansi yang memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pembinaan dan evaluasi pelayanan publik, pada tahun ini melaksanakan evaluasi dan penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan publik seluruh OPD.

Continue reading “EVALUASI PELAYANAN PUBLIK TAHUN 2017”

BIMBINGAN TEKNIS KELOMPOK BUDAYA KINERJA PEMERINTAH KOTA MADIUN

Dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik yang dilakukan maka diperlukan perubahan pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun menjadi budaya kinerja yang mengembangkan sikap dan perilaku kerja yang berorientasi pada hasil (outcome) yang diperoleh dari produktifitas kerja dan kinerja yang tinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 39 Tahun 2012 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 75 Tahun 2014

Continue reading “BIMBINGAN TEKNIS KELOMPOK BUDAYA KINERJA PEMERINTAH KOTA MADIUN”

Partisipasi Pemkot Madiun dalam Gelar Pameran Pelayanan Publik Jawa Timur 2017

Pemerintah Kota Madiun turut berpartisipasi dalam event Gelar Pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017 yang diselenggarakan mulai tanggal 18 s.d. 20 Mei 2017 bertempat di Gelora Joko Samudro Gresik. Acara yang diikuti oleh seluruh instansi Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, instansi Provinsi Jawa Timur, Kementerian dan beberapa instansi vertikal berlangsung dengan meriah. Acara ini dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dr. Asman Abnur, SE, M.Si, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan pejabat penting lainnya.

Continue reading “Partisipasi Pemkot Madiun dalam Gelar Pameran Pelayanan Publik Jawa Timur 2017”